Jumat, 09 November 2018

Membangun Indonesia Lewat Ekonomi Kreatif

Morning Sedulur,

Membangun dari pinggiran, itulah nawacita Pakde Jokowi dan kabinetnya  selama empat tahun ini. Apa saja sih pencapaiannya?

Blogger Semarang di acara Kominfo

Ya, pembangunan yang merata adalah impian rakyat Indonesia. Jika selama ini, banyak yang merasa hanya penduduk Pulau Jawa saja yang menikmati kemajuan pembangunan. Maka sekarang berbahagialah rakyat Indonesia yang tinggal di pelosok negeri.

Salah satu contohnya adalah  pembangunan jalan Trans Papua. Berkat jalan ini, warga Papua bisa menikmati BBM satu harga, sama dengan di Pulau Jawa!

Padahal waktu aku masih tinggal di Jayapura, harga majalah remaja bisa tiga kali lipatnya dibandingkan di Jakarta, datangnya telat hingga berminggu-minggu pulak. Emejing!

Dengan akses jalanan yang mulus, maka hasil pertanian, perkebunan dan lainnya bisa dengan mudah diangkut ke kota dan biaya yang dikeluarkan untuk transportasi lebih ringan.

Berkat situasi keamanan dan perekonomian Indonesia yang stabil dan kondusif, masyarakat Indonesia bebas berkarya. Termasuk anak muda. Kesempatan kalian untuk menjadi apapun yang diimpikan dapat terwujud.

Pak Andoko bersama blogger

Wahai anak muda, Kalian ingin jadi apa?
Kalian bisa jadi apa saja! Menjadi kreator, pahlawan, cendekiawan, eksplorer, apa saja! Kita intip saja di bidang Industri Kreatif yang diisi oleh para kreator.

Saat ini adalah masanya kreator.
Kamu yang kreatif bakal sukses. Saat ini, industri kreatif di Indonesia maju pesat dari tahun ke tahun. Kamu yang blogger termasuk pekerja kreatif kan!

Ingin Punya Startup?

Memasuki era digital, Masyarakat Indonesia harus melek internet. Tapi, jangan hanya melulu bermedia sosial saja. Yuk,memanfaatkan internet untuk meningkatkan kualitas diri dan meraih impianmu.

Memiliki perusahaan sendiri bukan lagi impian muluk. Anak muda zaman now pun bisa punya perusahaan yang dirintis sendiri. Contoh startup yang mendunia adalah Gojek. Gojek termasuk korporasi yang mengubah dunia. Memudahkan kita berkegiatan.

Termasuk ekonomi sharing, menghubungkan pemilik kendaraan dengan pelanggan melalui aplikasi. Kreatif banget.

Berkat kreativitas Nadiem Anwar Makarim membuat aplikasi Gojek, kita diberi kemudahan melancong ke sana-sini dengan mudah dan murah dengan Go Ride dan Go Car. Kita dengan mudah memesan makanan jika lapar dengan Go Food.

Untuk itu, Kementerian Kominfo membina generasi milenial yang ingin memiliki startup dengan memberi beasiswa pelatihan digital.

Targetnya adalah tumbuh 1000 startup baru.

Kementarian Kominfo menyediakan beasiswa untuk 20 ribu anak muda pada 2019, untuk belajar digitalisasi ekonomi seperti pemasaran digital, cyber security dan semua hal berkaitan dengan dunia digital. Untuk mengikutinya, bakal ada tes online sehingga di mana pun kamu tinggal bisa mengikutinya.

Anak muda didorong membuka startup perusahaan baru lewat pelatihan ini. Setelah bisnis mereka mulai berjalan, maka Kominfo menjadi perantara startup  dengan pemegang modal.

Pemerintah juga mendorong pengusaha UMKM untuk memasarkan produknya lewat UMKM go online.

Ya, Pemerintah serius meningkatkan produktivitas masyarakat di semua level. Semua bisa melesat apabila situasi Indonesia stabil. Perangi hoaks yang memicu kebencian dan saling curiga, malah tidak produktif karena kita sibuk nyinyir dan sibuk membahas hal nggak penting. Kapan majunya Indonesia?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...