Minggu, 03 Juni 2018

Keseruan Peluncuran Buku Antologi Perdana Kelingan di Perpusda Ungaran

Keseruan Peluncuran Buku Antologi Perdana Kelingan. Morning Sedulur, Hari Sabtu, 2 Juni 2018 ini merupakan tanggal spesial yang menyejarah bagi Komunitas Penulis Ungaran

Special Moment: Keseruan Launching Buku Antologi Perdana Kelingan
Keluarga Kelingan

Komunitas penulis yang telah berganti nama menjadi Kelingan atau Kelompok Literasi Ungaran ini meluncurkan buku antologi pertamanya di ruangan serba guna Perpusda Ungaran.

Ketika saya datang—sambil lari-lari kecil karena terlambat—saya melihat rona bahagia menghiasi wajah-wajah para kontributor. 

Beberapa kali saya mengikuti acara peluncuran buku, hingga tak pelak ikut merasakan betapa momen tersebut begitu memuaskan sekaligus membahagiakan. 

Acara dibuka sekitar pukul 11 oleh Pak Putu Ayub. Kemudian dilanjut dengan doa bersama yang dipimpin oleh Mas Ardi selaku ketua Grup Kelingan. 

Special Moment: Keseruan Launching Buku Antologi Perdana Kelingan
Buku antologi perdana Kelingan

Berikutnya adalah penyerahan buku secara simbolis kepada penulis yang diwakili oleh Arinda Shafa yang dilanjut dengan sharing singkat terkait pengalaman menulis. Menurutnya, menulis adalah sebuah proses panjang yang harus terus diasah untuk menghasilkan karya. 

Pak Putu pun menambahkan sebuah motivasi dahsyat. Menurut beliau, tidak ada tulisan yang bagus. Tulisan yang bagus adalah yang terus selalu diperbaiki hingga menjadi bagus. 

Pak Putu menceritakan tentang perjalanan terbitnya buku antologi berjudul ‘Cerita Keluarga Kelingan’ yang berliku. Mulai dari dibukanya lomba di grup Facebook sekitar pertengahan tahun 2016. 

Special Moment: Keseruan Launching Buku Antologi Perdana Kelingan
Serah terima buku dengan Perpusda

Lalu di bulan Oktober 2016, sudah terjaring 21 naskah terpilih berikut pemenangnya. Rencananya, calon naskah melalui proses editing sebelum dimasukkan ke penerbit. 

Agak vakum sekian lama, pengerjaan buku tertunda, hingga akhirnya satu setengah tahun kemudian naskah itu menjelma buku yang saat ini bisa kami pegang dan kami peluk-peluk *eh.

Terima kasih pak Putu atas pengorbanan dan kerja kerasnya demi lahirnya buku ini. Beliau mengaku merasa plong sebab hutangnya pada Kelingan telah terlunasi.

Mas Ardi juga memberikan motivasi yang membakar semangat. Beliau membawa kami ber-flashback ke masa tiga tahun silam, saat grup penulis ini lahir. 

Special Moment: Keseruan Launching Buku Antologi Perdana Kelingan
Serah terima buku diwakili
Arinda Shafa kontributor terbaik

Berawal dari tercetusnya ide mas Bambang untuk menemukan benih-benih penulis yang ada di Ungaran. Kemudian dari hasil diskusi bersama mas Ardi dan Mbak Dewi Rieka, terbentuklah Komunitas penulis Ungaran pada tanggal 23 Oktober 2014. Mas Ardi menyebutkan bahwa ‘saya menulis, maka saya bahagia’. Wow! Inspiratif sekali bukan? 

Kegiatan Kelingan diantaranya bedah karya tulis para anggota setiap pertemuan rutin, mengundang para penulis kawakan berbagi pengalaman seperti Mas Tony Trax dan Kang Gol A Gong serta mengisi kelas menulis di Perpusda Ungaran. 

Mas Bambang juga memberikan sambutan dan apresiasi yang luar biasa terhadap lahirnya karya nyata dalam bentuk buku cetak ini. Antologi ini mengusung tema yaitu keluarga. 

Sebab tema tersebut adalah tema yang paling dekat dengan kehidupan hampir setiap orang, dengan segala pernak pernik serta inspirasi di dalamnya. Harapannya buku setebal 186 halaman yang diterbitkan oleh Penerbit Samudera Biru ini menjadi ujung tonggak sejarah untuk lebih produktif berkarya untuk pencapaian-pencapaian selanjutnya. 

Semoga buku ini menebar manfaat bagi masyarakat Ungaran khususnya, sekaligus berkiprah untuk menyemarakkan dunia literasi tanah air. Beliau juga menggandeng mitra yaitu perpuseru untuk memperkenalkan karya ini agar semakin dikenal khalayak. 

Hari semakin siang. Dari sekitar delapan personil yang mula-mula hadir, lalu satu per satu berdatangan. Acara semakin ramai dengan hadirnya para anggota baru yang berniat bergabung dengan Kelingan. Bahagia tentu karena ada wajah-wajah baru yang semakin memberi warna dan inspirasi bagi keluarga besar Kelingan. 

Keingan juga kedatangan tamu spesial yaitu Mas Tonytrax, seorang komikus yang telah menerbitkan banyak karya. Salah satunya adalah komik berjudul Real Masjid. Beliau berbagi tentang banyak hal terkait dunia perkomikan yang menjadi passion-nya, juga copy writing yang sangat perlu dikuasai penulis untuk meledakkan bukunya di pasaran. 

Special Moment: Keseruan Launching Buku Antologi Perdana Kelingan
Keluarga Besar Kelompok Literasi Ungaran

Dengan gaya beliau yang kocak, audiens terbius hingga enggan beranjak sampai acara paripurna. Ada banyak ilmu, inspirasi, motivasi, dan banyak hal yang didapat dari acara ini. 

Saya pribadi seakan-akan tersengat belut listrik motivasi yang membuat diri makin semangat menulis, dan membaca tentu saja. Tak hanya itu, pertemanan dan silaturahim terus terjalin. Dikelilingi teman-teman baik yang penuh semangat, juga merupakan rezeki, bukan? 

Setelah acara ditutup dengan doa, kami semua saling membubuhkan tanda tangan di buku sebagai jejak manis untuk dikenang. 

Sebagai tindak lanjut, akan segera dibuka kembali lomba menulis cerita anak sebagai wadah untuk belajar menulis cerita anak. Semoga segera terealisasi. Aamiin. Maka menulislah, sebab setiap anak manusia, punya kisah luar biasa! 

Kontributor: Arinda Shafa

2 komentar:

  1. Thanks mbak Dewi Rieka. Kangen nulis di Semarangcoret lagi ,😍

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...