Rabu, 09 Maret 2016

Syukuran Ultah Ke-80 Tahun Sastrawati NH Dini di Semarang

Morning Lur, 

Hari Senin lalu (29/02), adalah hari istimewa. Hari itu diadakan Syukuran Ultah 80 Th NH Dini di Vina House Jalan Diponegoro No. 29 Semarang. Sastrawati legendaris Indonesia, Eyang NH. Dini ulang tahun ke-80. Sedulur tentu tidak asing dengan buku-bukunya yang seabrek. Diantaranya Tirai Menurun, Pada Sebuah Kapal dan Hiroko. Eyang NH Dini lahir di Semarang dengan nama Srihardini Sri Nukatin pada tanggal 29 Februari 1936.

Syukuran Ultah 80 Th NH Dini Semarang
Eyang Dini menceritakan kehidupannya di Syukuran Ultah 80 Th NH Dini Semarang

Alhamdulillah, di usia ke-80 tahun, Eyang Dini tetap berkarya dan tetap aktif menulis novel lho, Lur. Ia sedang menulis novel terbarunya yang akan terbit tahun depan. Seperti yang Mimin tuliskan liputannya disini: Sedekah Budaya Bersama NH. Dini

Mungkin ini salah satu rahasia sehat dan panjang umur Eyang. Ia tetap aktif menulis dan berbagi lewat bukunya. Pada tanggal 29 Februari, istimewa karena sahabat-sahabat Eyang merayakan ulang tahun beliau dengan berkumpul bersama di Vina House Semarang.

Tak hanya sahabat Eyang yang berada di Semarang yang hadir. Tapi juga sahabat-sahabat Eyang yang berasal dari kota lain pun datang, Lur. Diantaranya sastrawan Ajip Rosidi, Taufik Ismail, dan Ahmad Tohari. Wow, bahagia sekali bisa bertemu langsung dengan sastrawan ternama seperti beliau. 

Syukuran Ultah 80 Th NH Dini Semarang
Pak Taufik Ismail membacakan puisi karyanya
Acara berlangsung meriah dan khidmat. 
Eyang NH. Dini nampak cantik dan berseri-seri raut mukanya dikelilingi para sahabat setia. Rangkaian acara menarik pun dimulai. Ada pagelaran tari dari Sanggar Greget, lalu musikalisasi novel Eyang Dini diantaranya novel Tirai Menurun yang bercerita tentang kehidupan grup wayang wong di Semarang yang kembang-kempis. Adapula pembacaan puisi oleh Pak Taufik Ismail berjudul Smeoga Negeri Kita Masih Disayang Tuhan yang menggetarkan hati.

Setelah itu ada tarian Sitayana oleh ibu Dokter Bulan Trisna yang tetap cantik dan gesit di masa tuanya. 
Ibu Bulan adalah sahabat Eyang yang juga berprofesi sebagai penari dan kerap muncul ceritanya dalam buku-buku seri Cerita Kenangan yang ditulis Eyang. Eyang Dini juga bercerita kalau ia tinggal di wisma panti wreda karena ingin mandiri tak menyusahkan keluarganya. Putra-putri Eyang sendiri Lintang dan Pierre tinggal di Kanada dan Perancis, dan mereka intens berkomunikasi.

Syukuran Ultah 80 Th NH Dini Semarang
Tarian Sitayana oleh Sahabat Eyang NH Dini bernama Dokter Bulan
Dalam rangkaian acara itu pula, Sahabat Eyang Pak Ajip Rosidi mengingatkan agar jangan membiarkan Eyang Dini merasa sendirian. Beliau membutuhkan bantuan kita termasuk donasi, Eyang rutin menjalani pengobatan tusuk jarum. Semestinya bangsa kita belajar dari Malaysia yang sangat memuliakan sastrawannya, begitu pesan Pak Ajip Rosidi. Hiks. Eyang NH Dini begitu perhatian pada penulis pemula seperti yang pernah Mmiin Semarang Coret tuliskan disini: Kopdar di Nglaras Roso bersama NH. Dini.

Semoga pemerintah dan banyak pihak memperhatikan nasib para maestro sastra seperti Eyang NH. Dini ya Lur. Karya-karya mereka begitu menggugah dan membuat nama Indonesia harum dimata dunia. Juga banyak dijadikan bahan skripsi dan studi literatur tak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri.

Syukuran Ultah 80 Th NH Dini Semarang
Goodie Bag Syukuran Ultah 80 Th NH Dini Semarang
Selamat ulang tahun Eyang NH. Dini semoga panjang umur, sehat selalu dan tetap menginspirasi kami lewat karya-karya cemerlangmu. Aamiin!

Photo Courtesy of Hidayah Sulistyowati,
www.hidayah-art.com


1 komentar:

  1. Luar biasa Eyang Dini, terus berkarya meski sudah berusia senja.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...