Senin, 02 November 2015

Warung Makan Organik Dua Rizky di Ungaran Kab. Semarang

Morning Lur,

Happy Monday!
Keep up the great spirit! 
Sudah tahu kan Lur, kesehatan adalah modal utama kita menjalani kehidupan. Apa saja mampu kita lakukan dengan tubuh dan pikiran sehat. Maka bisa dibilang, kesehatan adalah investasi tak ternilai kita menjalani kehidupan. 

Warung makan organik dua rizky Ungaran
warung makan organik Dua Rizky di Ungaran


Menganut filosofi itulah, Ibu Ambar Purwati memberanikan diri membuka bisnis kuliner yang masih tergolong langka di Kabupaten Semarang. Perempuan berusia 48 tahun ini membuka warung makan organik sejak 2.5 tahun lalu. Ibu Ambar yang tadinya mengikuti suami berdinas di Yogya, kembali ke kampung halamannya di Ungaran.

Warung makan organik dua rizky Ungaran
Bu Ambar pemilik warung makan Dua Rizky

Ia pun memutar otak, ingin melakukan kegiatan yang produktif. 
Berbekal keterampilan memasak dan pernah membuka warung makan, Bu Ambar memutuskan membuka warung makan sederhana di perempatan Undaris. Namanya warung makan organik Dua Rizky. Alamat lengkap warung bercat hijau ini di Jalan S. Parman No. 67, Karangwetan, Genuk, Ungaran.

Sebelumnya, Bu Ambar menggeluti usaha katering untuk perkantoran dan guru tata boga di SMK Yogya. Jadi keahliannya memasak tak diragukan lagi. Hidangan andalan Bu Ambar nasi merah organik dan sayur lombok ijo yang yummi. Selain kedua makan tadi, ia juga menyediakan gado-gado, opor ayam kampung, trancam, empal daging, tahu tempe bacem, telur bacem dan gudeg, nasi bakar isi teri serta banyak lagi menu lainnya.

Warung makan organik dua rizky Ungaran
berbagai meu masakan semuanya dari bahan organik
Semua masakan yang ia hidangkan di rumah makannya, berasal dari perkebunan organik, lho Lur. Mulai dari beras, sayuran, ayam kampung, hingga buah-buahan. Jadi, proses menanamnya dengan cara organik yaitu tanpa memakai pestisida. Kerennya lagi, Bu Ambar mengolah masakannya tanpa tambahan MSG lho, Sedulur.

Mengenai pemberian pestisida bagi tanaman, Sudah tahu kan, pestisida sebagai obat untuk melindungi tanaman dari hama, malah jadi bumerang bagi kita. Karena pestisida yang menempel di sayuran dan buah, tidak dicuci bersih, malah menjadi penyakit berbahaya bagi tubuh kita. Menurut Bu Ambar, sebaiknya sayuran dan buah dicuci bersih sebelum dikonsumsi, dengan menggunakan air garam agar kotoran dan racun yang menempel bisa hilang.

"Biasanya warung makan menggunakan bumbu instan, atau bumbu yang dijual di pasar. Kandungan bahannya tidak terjamin kualitasnya. Disini, saya meracik sendiri bumbu masakan saya dan semua non MSG," ujarnya ramah.

Warung makan organik dua rizky Ungaran
nasi merah yummi dan opor ayam kampung
Bu Ambar mendapat pasokan bahan makanan organik ini langsung dari produsennya, yaitu Al Barokah, sebuah kelompok usaha yang terdiri dari para petani organik di Getasan, Kabupaten Semarang. Al Barokah terkenal dengan beras organiknya yang telah diimpor ke luar negeri. Dan produk beras dan sayuran sudah disertifikasi. Keren ya, Lur!

Pilihannya membuka usaha kuliner organik ini tentu langkah anti mainstream dan merupakan hal baru bagi pencinta kuliner di Kabupaten Semarang. Perempuan berputri dua ini mengaku, omsetnya belum bagus. Yang penting usahanya bisa berjalan dulu, dalam rangka mengumpulkan modal dan memperkenalkan makanan organik.

menu lezat warung maan organik dua rizky (Foto: Syahrul Munir www.kompas.com)
"Saya masaknya sedikit-sedikit dulu. Kalau masyarakat sudah akrab dengan masakan organik baru saya tambah jenis masakannya. Hasil pertanian organik memang harganya lebih mahal. Tapi, bagi yang mementingkan kesehatan tentu saja akan memilih masakan yang berbahan organik karena kesehatan adalah investasi," katanya. 

Ketika Mimin mencoba nasi merah dan opor ayam kampung, rasanya memang enak lho. Dan memakannya lebih tenang karena terbuat dari ayam kampung organik. Maklum, Mimin lagi pantangan makan ayam broiler nih dari dokter, hiks. 

Bu Ambar menerima pesanan menu organik untuk berbagai acara lho, Lur. Ia mulai menerima pesanan untuk acara arisan dan ulang tahun, misalnya. Bujetnya pun bisa disesuaikan dengan kondisi kantong. Untuk satu porsi nasi merah Rp.5.000, nasi dan tahu tempe Rp.7500, sedangkan nasi dengan lauk ayam Rp.10.000 dan daging Rp.13.000.

Warung makan organik dua rizky Ungaran
berbagai jenis produk beras organik dari Al Barokah Getasan Kab. Semarang
Di warungnya, Bu Ambar juga menjual beberapa produk organik dari Al Barokah, Getasan. 
Diantaranya beras hitam, beras merah dan beras putih. Serta sayuran dan buah-buahan. Ada juga gula aren organik. Untuk sekantong beras merah seharga Rp.35.000. Bu Ambar yakin, masyarakat Kabupaten Semarang akan sadar betapa pentingnya makanan organik bagi kesehatan tubuh dan bisnisnya akan punya peluang besar untuk maju.Yuk, mulai hidup sehat dengan makan masakan organik.



 



3 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...