Rabu, 28 Oktober 2015

Bertanam Sehat & Praktis di Talent Green Hidroponik Ungaran


Morning Lur,

Happy Wednesday! Tetap semangat, kaan?
Kali ini, Mimin mau mengajak sedulur untuk main ke Talent Green Hidroponik, kebun sayuran dan buah yang ditanam secara hidroponik di Ungaran.
panen sayur kangkung horeee

Nama pemiliknya Mas Satya Pamungkas SP, dan ia belum lama menekuni cara bertanam ini. Berawal dari hobi, juga ingin menggali potensi lama, lelaki  berusia 42 tahun ini memang berlatar belakang pendidikan pertanian, yaitu Agronomi.

Sebelum berwirausaha seperti sekarang, Mas Satya pernah bekerja di beberapa perusahaan di bidang pertanian.  Ketertarikannya dengan sistem hidroponik karena bisa dikembangkan di lahan yang sempit, dan kebutuhan akan makanan organik yang bebas pestisida. 

Ya, sistem hidroponik menurut Mas Satya adalah cara berkebun dengan teknik hidro, prakteknya jauh lebih mudah, lebih bersih, lebih indah daripada berkebun secara konvensional. Hasil tanaman hidroponik pun lebih sehat karena tanpa pestisida.

deretan tanaman sayuran yang menggoda

Ia pun mulai mempelajari tentang hidroponik ini secara otodidak, dari buku-buku dan internet.
Tak tanggung-tanggung, Ia langsung mempraktekkannya di depan rumahnya. Ya, ia memulai bercocok tanam di halaman rumahnya yang tak terlalu luas. Bertanam hidroponik bagi Mas Satya banyak manfaatnya lho. Selain sebagai hobi anti stres, juga bisa sebagai bisnis yang prospeknya bagus di masa datang. 

Ya, bagi Mas Satya berkebun hidroponik ini banyak manfaatnya. Tak hanya untuk hobi, atau untuk berbisnis dan demi mengonsumsi makanan sehat, berkebun hidroponik ini juga sangat bagus untuk gerakan penghijauan. Penampilan lingkungan akan lebih cantik dan segar. 

deretan cabe-cabean yang seksi dan menggoda iman
Di halaman rumahnya, ia  mengembangkan kebun hidroponik. 
Ia meletakkan deretan media tanam hidroponik yang dirakit sendiri dengan pipa pralon dan memiliki sistem pengairan sendiri. Ia menanam berbagai jenis sayuran dan buah lho. Diantaranya lettuce, pokchoy, kailan, bayam, kangkung, cabe, tomat, terong, paprika, okra, melon, stroberi dan lainnya. Wow, banyak ya, jenisnya!

"Sistem hidroponik ini prosepeknya bagus. Masih banyak pasar yang belum tergarap dan segmennya masyarakat modern. Kita bisa menawarkan produk ke kafe, restoran, rumah sakit, hotel dan perseorangan. Tapi memang perlu edukasi lebih dulu, karena harga produk hidroponik ini termasuk kelas premium. Sekilogram sayuran bisa seharga Rp.30.000-Rp.35.000. Mahal tapi sehat karena non pestisida,"

Sebagai awal, memang membutuhkan investasi yang cukup besar di pengadaan media tanam. Tapi, untuk jangka panjang, sistem berkebun hidroponik ini sangat efisien dan efektif karena tidak butuh lahan pertanian yang besar dan tenaga kerja yang banyak. Semua sudah tersistem. 


yuk bercocok tanam modern
Baru-baru ini, Ia mengadakan pelatihan hidroponik untuk masyarakat umum di rumahnya.
Ya, punya ilmu bermanfaat lebih seru kalau dibagikan. Pelatihannya sendiri berdurasi 5-6 jam, materinya lengkap dan tiap peserta mendapat starterkit komplet untuk berkebun hidroponik seperti bibit dan nutrisi. Setiap peserta juga mendapat kesempatan untuk praktek langsung, menanam secara hidroponik. Biaya pelatihan pun bisa dinegosiasikan. Asyik yaa!

Oh iya, setelah menghasil produk berupa sayuran dan buah, bagaimanakah pemasarannya?
Menurut lelaki yang memiliki dua orang putri ini, ia masih fokus untuk mengedukasi masyarakat. Mengenalkan kepada masyarakat apa itu berkebun hidroponik dulu serta menyediakan sarana bertanam hidroponik seperti media tanam, benih, dan nutrisi.

hasil panen Talent Green Hidroponic
Apa rencana Satya selanjutnya di bidang ini?

"Saya ingin tanaman hidroponik lebih memasyarakat dan menjadi budaya setiap orang untuk mengonsumsi sayuran segar tanpa pestisida, dengan membuka kebun sayur, restoran dan pusat pelatihan hidroponik yang terintergrasi." ujar Satya yang beberapa waktu lalu ikut  Kabupaten Semarang Expo di Alun-alun Bung Karno Ungaran dan standnya mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang tertarik dengan sistem hidroponik.

Stand Talent Green Hidroponik saat Kabupaten Semarang Expo 2015
Wah rencana yang bagus dan mulia ya. 
Semoga segera terwujud, aamiin. Baru-baru ini, Mimin dan ibu-ibu kompleks ikutan hore-hore lho panen kangkung yang segar dan cantik. Rasanya pun renyah, dan tentu saja sehat karena tanpa pestisida. Hari itu, perumahan kami pesta kangkung ala hidroponik, yummii..

Tertarik ingin belajar hidroponik dengan Satya Pamungkas? 
Bisa banget. Mas Satya membuka pelatihan hidroponik secara kolektif, minimal 10 peserta lho. Untuk info lebih lanjut, sedulur bisa menghubungi Satya Pamungkas di nomer ponsel/ Watsapp 0817-9573-999. Yuk, bertanam hidroponik!





13 komentar:

  1. Nah ini info yg aku inginkan sejak lama. Mau deh kapan2 kursus, nelpon langsung aja ya mbak ^_^
    Makasih infonya mbaaak

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk yuk cari barengannya ya mba, minimal 10 orang per kelas..atau mungkin bisa daftar dulu ntar kalau udah cukup 10 orang bisa mulai kelasnya :)

      Hapus
  2. wah ... kepengen juga punya kebun hidroponik di halaman belakang rumah saya yang kecil .... untuk lucu2-an dulu .. he he ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya, coba aja mas...siapa tahu malah bisa menghasilkan sayuran dan buah untuk dikonsumsi sekeluarga...

      Hapus
  3. ingin belajar langsung bisa tidak pak Satya?
    alamat lengkapnya mana? makasih

    BalasHapus
  4. Sama aku jg pingin belajar kasih alamat....

    BalasHapus
  5. Untuk biaya pelatihannya berapa...

    BalasHapus
  6. Gmn daftar nya ya, ada contact nya? Biaya nya brp?

    BalasHapus
  7. Gmn cara daftar nya y? Ada contact nya dan biaya nya brp?

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...