Senin, 31 Agustus 2015

Komunitas Sinematografi SMAN 2 Ungaran Yang Luber Prestasi

Komunitas Sinematografi SMAN 2 Ungaran Kab. Semarang

 

Morning Lur,
Semoga berkah hari-hari kalian. Masih semangat berbuat kebaikan, kaan? Asik!
Setelah Komunitas Dewa Siwa, kelompok pencinta situs kuno di Kabupaten Semarang,  Ada yang seru nih pengen mimin bagikan pada warga Kabupaten Semarang hehe. Tadaaa, Komunitas Sinematografi SMAN 2 Ungaran Yang Luber Prestasi!

tim sinematografi film Diam Sman 2 Ungaran


Kali ini, Mimin mau memperkenalkan komunitas kece bingiit.
Namanya Sinematografi SMAN 2 Ungaran.
Yup, komunitas ini terdiri dari sekumpulan anak SMAN 2 yang hobi bikin film pendek! Sekolah yang beralamat di Jalan Diponegoro no 277 ini ternyata menyimpan potensi tersembunyi di bidang film lho, lur. Nderek bangga!

proses syuting film pendek
Beberapa  bulan lalu, mahasiswa Unnes yang bergabung dalam Tim PKM, datang ke sekolah mereka dan memperkenalkan tentang cara bikin film pendek pada anak-anak SMAN 2. Ungaran. Tak disangka, mereka berminat dan antusias untuk mempelajari tentang film pendek lebih dalam lagi. Sejumlah anak antusias bergabung dalam workshop itu.

Setelah ikut workshop yang diselenggarakan Tim PKM dan berhasil membuat lima film pendek, anak-anak SMAN 2 yang kini dimentori oleh Tim PKM Unnes, Bapak guru Joko Priyanto S.Pd dan Ibu guru Ova Erliana W, S.Pd, tertarik untuk ikut lomba film pendek yang diselenggarakan Universitas Budi Mulia Jakarta.

para kru dan pemain film pendek Diam
Sebelumnya, film pendek garapan mereka, berjudul Merah Putih sudah  diikutkan lomba FLS2N Kabupaten Semarang dan meraih juara 2. Info awal lomba film pendek Universitas Budi Mulia, diperoleh dari kakak pembimbing mereka, Mas Adji Kusuma Atmaja. Mereka pun mendaftarkan diri untuk ikut serta.

Tim Sinematografi SMA 2  terdiri dari Afrianto, sutradara dan penulis cerita, bersama kameramen yaitu Damar, Resky, dan Yudha. Lalu ada tim editor yaitu Andry, Naufal dan Yusril. Penata artistik Ifani, beberapa pemain dan banyak lagi yang berperan serta dalam film ini pun memulai produksinya. 

Film mereka berjudul Diam, merupakan pengembangan ide pengalaman hidup  dari Afrianto Nur Fadhol sang sutradara. Tentu saja tidak sepnuhnya nyata, dan dikembangkan ceritanya agar lebih menarik. Film ini berkisah tentang seorang Ayah yang kurang memedulikan pendidikan anaknya, dan menyerahkan sepenuhnya pada sekolah.

syuting di hutan karet
Dan yang keren lur, syuting film pendek mereka ini mengeksplor pemandangan yang menarik di Kabupaten Semarang lho. Seperti pada adegan si anak bercengkrama dengan orangtuanya, syuting dilakukan di Candi Gedong Songo. Lalu, ada juga adegan ketika si anak bermain di atas perahu di Rawa Pening, Ambarawa. Indah sekali pemandangannya. Ikut bangga deh Mimin nontonnya, lur.

Menurut Afrianto, cowok  berusia 16 tahun yang biasa disapa Rian, proses syutingnya sendiri luar biasa. Ia merasa menemukan keluarga baru yang saling mendukung. Rasanya tidak rela mengkahiri kebersamaan mereka ketika proyek mereka selesai. 

Apa sih kendalanya?
Menurut Rian, kendala mereka karena mereka hanya menggunakan satu kamera hingga jika harus mengambil adegan yang berbeda-beda scene-nya, sangat sulit. Tantangan lain, tim mereka harus bekerja ekstra keras karena syuting film ini dilakukan ketika bulan puasa, hehe. Keren!

Jadi, film pendek berdurasi sekitar 10 menit ini ternyata tidak sebentar lho bikinnya, lur.
Proses pra produksi saja, untuk pematangan konsep cerita, membutuhkan waktu sebulan, dilakukan disela-sela kesibukan sekolah para anggota tim. Untuk syuting film sendiri, menghabiskan waktu tiga hari dan proses editing selama 5 hari. Wow, benar-benar harus kerja keras lur! *mimin tepuk tangan cantik.

Alhamdulillah, kerja keras mereka berbuah manis, pada malam pengumuman pemenang Kompetisi Film Pendek Jawa Tengah Universitas Bunda Mulia bulan Agustus ini, film Diam karya tim sinematografi SMAN 2 Ungaran, meraih juara kedua lur! Mereka berhasil meraih piala dan hadiah unag tunai untuk pembinaan yang tak sedikit jumlahnya.

Tapi, bagi Rian and the gank, kemenangan itu tidak membuat mereka puas.  
Ya, Mereka bersyukur atas prestasi itu, dan kemenangan ini makin membuat mereka semangat berkarya. 
Rencana ke depan, mereka sedang mengusahakan agar komunitas sinematografi yang beranggotakan sekitar 50 siswa ini bisa menjadi kegiatan esktra resmi di SMAN 2 dan kini sedang dalam proses. Mereka juga ingin mengikuti kompetisi lain untuk mengembangkan kemampuan mereka.

https://www.youtube.com/watch?v=kojrlKFzzGw 

Wow, selamat berkarya ya Rian dan teman-teman!
Beneran, Mimin dan segenap warga Kabupaten Semarang bangga banget pada kalian!
Anak muda Kabupaten Semarang keren-keren. Keep up the gret work, lur! 

Sinematografi SMAN 2 Ungaran
Jalan Diponegoro No. 277 
Ungaran

Foto: Dokumentasi Sinematografi 
Sman 2 Ungaran


10 komentar:

  1. Bagus mbak..semoga generasi kita lebih banyak mengeksplore diri mereka lagi sehingga per filiman kita layak untuk di perhitungkan :D
    selamat buat SMAN2 Ungaran

    BalasHapus
  2. Keren nih, anak muda jaman skrg harusnya kreatif. Teknologi semakin mudah didapat harusnya bisa semakin maju dalam pola pikir dan semakin kreatif. Selamat atas kemenangannya yangf diraihnya, semoga makin bekarya dengan karya yang selanjutnya :)))

    BalasHapus
  3. Short Film by Cinematograpy SMA Negeri 2 Ungaran
    Merah Putihku - https://youtu.be/_CLcSXz1bV0
    Diam - https://youtu.be/kojrlKFzzGw
    Silica Gel - https://youtu.be/LvKZaLAD5rU

    BalasHapus
  4. Ungaran punya kenangan...hehe...salam kenal, mbak...

    BalasHapus
  5. Ungaran punya kenangan...hehe...salam kenal, mbak...

    BalasHapus
  6. Ungaran punya kenangan...hehe...salam kenal, mbak...

    BalasHapus
  7. wah keren anak-anak mudanya. selalu ditunggu karyanya \m/

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...